Artikel Dasar 6 Cara Setting RECEIVER Parabola Satelit Untuk Channel Frekuesi TV Terbaru

Setiap orang membeli receiver parabola belum tentu tahu cara setting programnya. Apalagi para pemakai satelit parabola pemula yang baru beli reciver parabola. Jika Anda salah satunya, berikut ini adalah cara setting receiver parabola. Tapi, sebelum melakukan setting, jangan lupa memasang kabel parabolanya dulu.
Umumnya, Anda akan melihat penampakan menu awal reciever parabola seperti ini:
  • Daftar Satelit,
  • Saluran TV,
  • Saluran Radio, dan
  • Buat Saluran Baru.

Menu Awal RECEIVER Satelit Parabola

Berikut ini akan kami jelaskan beberapa fungsi menu receiver parabola. Dengan Anda mengerahui beberapa fungsi menu reciever parabola, maka anda akan tahu cara setting receiver parabola.

Daftar Satelit (Satelite List)

Dalam menu ini akan ada berbagai daftar semua satelit yang sudah di scan dengan scanning channel dan disimpan. Umumnya receiver parabola tidak bisa menyimpan daftar satelit jika tidak ada satu channel pun yang bisa di scan ketika proses scan kanal. Tapi, daftar satelit dari pabrik tetap akan bisa tersimpan, sehingga kita bisa menemukan daftar satelit di menu satelit yang merupakan daftar satelit bawan pabriknya.

Buat Saluran Baru (new Channel)

Seperti mencari channel baru, di menu ini merupakan menu pencari daftar kanal siaran dari salah satu satelit yang akan ditracking. Tapi, pastikan dahulu untuk melihat apakan pilihan pencarian saluran berupa pencarian gratis atau FTA (Free to Air) sebelum melakukan tracking satelit.
Anda juga bisa memilih All Channel yang nantinya akan diisi oleh kanal-kanal FTA dan Berbayar. Anda tidak akan bisa menikmati kanal berbayar karena kanal tersebut berisi encrypt code yang harus diisi sebelum menikmatinya. Jika sudah melakukan pencarian satelit baru, jangan lupa menyimpannya ke daftar channel.

Anda bisa melakukan tracking satelit dengan cara memasukkan data frekuensi channel, LNB, symbol rate, dan polarisasinya terlebih dahulu. Sehingga, Anda harus memasukan symbol rate dan polarisasi ke satelit terlebih dahulu lalu lanjut ke edit TP. Anda bisa membuat nama baru pada satelitnya jika belum ada. 

Kemudian Anda akan diminta untuk melakukan edit TP yang mana terdapat pengaturan frekuensi, dymbol rate, dan polarisasinya.
Contoh:
Frequency : 4567 94,567 Ghz) untuk Cband, 11.345 (11,345) untuk Ku Band
Frequency LNB : 515 Mhz untuk Cband, 9.760-10.600 untuk LNB Ku Band (Universal)

Symbol Rate merupakan nilai satuan pemodulasi data yang menggunakan nilai bit/second
Polaritas merupakan salah satu metode pengiriman sinyal yang dibedakan menjadi vertikal (V) dan horizontal (H). 

Untuk Tips Dan Tri Lain silahkan pantau Link Satelit Palapa D Berikut,
http://www.trackingindonesia.xyz/2017/09/cara-mengatasi-signal-naik-turun.html
Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »
Terima Kasih Komentarnya