Artikel Dasar 5 Pengaturan Dasar Antena Satelit Parabola (Tracking Frekuensi TV)

Cara Pengaturan Dasar Antena Satelit Parabola (Tracking Frekuensi TV Terbaru)


Ini adalah cara melakukan pengaturan dasar antenna satelit untuk menemukan jaringan TV yang jernih dan lengkap. Melalui pengaturan dan pencarian satelit yang diinginkan.



Kemajuan delitalisasi seluran satelit di Eropa menjadikan saluran satelit analog tidak lagi ada. Hingga setelah konversi ini berakhir, maka receiver analog tidak lagi berguna dan harus diganti dengan receiver digital.

Pada umumnya, pengguna antenna satelit akan dengan mudah mencabut kabel receiver analog dan kemudian memasang kabel antenna itu pada receiver digital baru. Pengaturan antenna tidak berubah (arah), terkecualo apabila antenna tidak diarahkan dengan baik sebelumnya hingga memerlukan pengaturan arah kembali.


Apabila antenna baru dipasang pertama kali tanpa adanya sinyal analog, maka kemunculannya aka sulit. Sebab sinyal digital akan lebih sulit ditemukan dibanding sinyal analog. Pencarian sudut antena yang tepat dengan arah yang benar akan membutuhkan waktu yang cukup lama dibanding sebelumnya.
Di era analog ukup mudah menggerakan antenna hingga muncul gambar pada layar RV. Namun tidak dengan pencarian sinyal pada satelt digital, dimana sinyal lemah tidak akan menampilkan gambar pada TV atau hanya berpa gambar gelap, hingga kekuatan sinyal naik sekitar 30% maka gambar akan muncul sebening kristal.

Apabila Anda tidak mengetahui pegaturan dasar antenna satelit, seperti mencari satelit yang diharapkan maka pencarian tersebt hanya sia-sia. Selama masih terdapat beberapa sinyal analog, receiver analog untuk pengarahan antenna bisa melakukan pekerjaannya dengan baik dan maksimal. Namun bagaimana jika sinyal analog sudah tidak ada lagi? Pendekatan sistematik dan pemahaman pegaturan dasar antenna satelit tentu sangat dibutuhkan.


Ketka sebuah satelit diterima, maka pengarahan antenna satelt tesebut bisa ditetapkan pada posisi tersebut. Nah untuk bisa mengarahkannya dengan tepat, sudut elevasi wajib diatur seperti seharsnya dengan menggunakan skala yang diperoleh pada tiang antenna. Namun elevasi yang diperoleh tergantung dengan derajat lintang setempat. Dibawah ini merupakan nilai untuk satelit di posisi selatan tepat. (pada posisi utara tepat apabila dilihat dari arah belahan selatan) :
Untuk satelit yang memiliki elevasi beberapa derajat ke Timur maupun Barat, maka elevasinya akan menurun. Perbedaan pada 10 derajat elevasi akan turun maksimal 1 derajat. Berikutnya pegaturan dasar antenna satelit berlanjut pada pencarian sinyal ang bisa dimulai dengan menggerakan antenna pada posisi satelit yang diharapkan.


Untuk pengecekan keberhasilan pencarian, receiver harus ditata pada salah satu saluran yang terdapat pada satelit tersebut. Ya, pastinya receiver hanya akan mempunyai daftar saluran yang telah terprogram. Untuk itulah tidak akan muncul masalah dalam pemilihan saluran yang pas.



Hanya saja karena data transponder dapat berubah, maka Anda disarankan untuk memeriksa kembali data yang tersimpan dengan daftar frekuensi terbaru. Sayangnya tidak ada skala di tiang guna memutar antenna ke arah barat ataupun timur. Dan hal inilah yang membuat penentuan arah menjadi cukup sulit.
Previous
Next Post »
Terima Kasih Komentarnya